Padang, 21 Agustus 2025 — Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) DPD Sumatera Barat turut ambil bagian dalam Lokakarya Penyusunan Kurikulum Program Studi Pariwisata Syariah yang digelar oleh STAI Ar Risalah Sumatera Barat. Kegiatan bertema “Membentuk Kurikulum Pariwisata Syariah yang Adaptif terhadap Revolusi Industri dan Tren Global Halal” ini berlangsung pada Kamis, 21 Agustus 2025, di Aula STAI Ar Risalah.



Dalam kegiatan tersebut, Bapak Mazri Tanjung, selaku Sekretaris Eksekutif PPHI DPD Sumatera Barat, hadir sebagai narasumber dengan topik “Penguatan Literasi (Kepariwisataan, Syariah, dan Teknologi) dalam Pengembangan Kurikulum Program Sarjana Pariwisata Syariah.” Melalui pemaparan ini, PPHI menekankan pentingnya keterhubungan antara kurikulum akademik dengan kebutuhan industri pariwisata halal yang terus berkembang.
Mazri Tanjung menjelaskan bahwa literasi kepariwisataan, syariah, dan teknologi merupakan tiga pilar utama yang harus dimiliki oleh lulusan Pariwisata Syariah. “Mahasiswa perlu dibekali kompetensi adaptif agar siap menghadapi tantangan era digital sekaligus mampu mendukung Sumatera Barat sebagai destinasi wisata halal unggulan,” ungkapnya.
Selain dari PPHI, lokakarya ini juga menghadirkan narasumber lain, yaitu Prof. Dr. Darmansyah, ST., M.Pd (Universitas Negeri Padang) dengan topik Kurikulum OBE dan Implikasinya, serta Dr. Arizwan, S.Ag., M.Pd (Kabid SMK Dinas Pendidikan Sumbar) dengan topik Sinergi Kurikulum dan Implementasi Agenda Pariwisata Nasional.
Kehadiran PPHI dalam forum ini menunjukkan komitmen organisasi untuk berkontribusi dalam penguatan dunia pendidikan, khususnya dalam penyusunan kurikulum yang relevan, visioner, dan aplikatif. Sinergi antara PPHI dan lembaga pendidikan diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menjadi motor penggerak pariwisata halal di Sumatera Barat dan Indonesia.